Skip to main content

Assalamu'alaikum, Quote, Curhat, dan Review Pelembab Bibir Wardah dan Lip on Lip

Sekarang saya percaya. Apapun kejadiannya, baik maupun buruk itu ada hikmahnya. Anda belum percaya? Percayalah. Karena saya telah membuktikannya.

Bagaimana? Sebagai prolog di sebuah blog yg sudah 1 tahun 20 hari vakum? Ciamik bukan?

Silahkan abaikan dan langsung saja ke paragraf setelah ini.

Salam sejahtera untuk kita semua. Terakhir ngeblog via android adalah ketika beli tab 3 tahun lalu dengan niat supaya rajin bgeblog tapi pada waktu itu aplikasi blogger masih sangat mendoksai, m e r e p o t k a n.

Sebenarnya, kembali ke prolog. Ada sebuah kejadian menyebalkan yang akhirnya mengantarkan saya untuk mengunduh kembali aplikasi blogger untuk android meski sekarang tidak menggunakan tab lagi.

Jadi baru saja saya mengadopsi (baca membeli) pelembab bibir. Karena semenjak pelembab bibir dari oriflame habis dan pelembab dari nivea kadaluarsa (dan tidak kepikiran untuk repurchase karena kurang sreg). Saya masih menebak-nebak pelembab apa yg cocok untuk bibir saya.

Sempat mencoba Lip on Lip yang pernah direview seorang beauty blogger. Tapi ternyata tidak cocok karena setelah dipakai malah bikin bibir berasa ketarik dan makin kering dari sebelumnya. Padahal menurut review dia pakai pelembab itu sebagai pelembap ketika bibirnya kering parah. Yah namanya juga cocok-cocokan kan, ya?

Kemudian, hari ini saya membeli, lebih tepatnya dibelikan pelembab bibir dari wardah. Yang lucu bin imut itu.

Kata mba yg jual bagus karena juga merawat bibir. Yah saya mah cari lembabnya aja, soalnya kasian juga ini bibir. Apalagi puasa gini, sampai meletek saking keringnya. Kalau siang tertolong sama Magic Tint Balm dari EH. Tapi kalau malam mau tidur? Masa iya pakai itu? Soalnya ada kandungan pewarnanya gitu.

Belum lagi aroma vanilanya enak luar biasa. Bikin pengen makan itu pelembab rasanya. Hahaha, kepincutlah saya.


Abisnya lucu begindang >_<
(Cermin berfungsi sebagai pemantul agar 1 gambar bisa memperlihatkan semua sisi kemasan.)

Tapi.. ternyata eh ternyata semua tak sesuai rencana, eh, harapan. Awalnya karena di pakai sedikit aja ga begitu terasa, cuma ya kok cepet banget hilang efek lembabnya. Alhasih tadi karena gemes dan males aplikasi berulang aku pakai agak banyakan.

Ebuset.. mendadak bibir berasa ketarik sampai sakit menusuk-nusuk kaya kesemutan. Bibir jadi berasa jenong juga. Panik aku ambil tisue dan hapus. Bibir kerasa enakan.

Duh duh.. kok gitu amat ya? Ini ga cocok apa gimana? Kecurigaan pun jatuh pada kandungan beeswax yang sama-sama jadi kandungan dominan di Wardah Lip Balm Vanila dan Lip on Lip.

Nah.. pas mau curhat tentang itu di tumblr lewat caption posting foto dan gagal padahal sudah nulis panjang lebar ala-ala reviewer dan beauty blogger. Syedih lah saya. Kemudian tiba-tiba teringat dengan blog yg sudah setahun dua puluh hari vakum.

Bisa jadi ini adalah hikmah dari kegagalan upload itu. Saya jadi terpikir untuk download aplikasi blogger di playstore dan ternyata telah lebih baik daripada versi sebelumnya di 3 tahun yang lalu.

Mungkin biar nulis reviewan tetep di blog kali ya? Soalnya sempat ada niat mau nulis review-reviewan gitu di blog. Beauty blogger wannabe gitu deh. Yuhu...

Intinya, kembali ke topik pelembab bibir vanila dari wardah itu. Saya kasih nilai 1 dari 5. Suka aromanya tapi percuma karena di saya ga dapet efek melembabkannya. Syedih jilid 2.

Tapi aroma vanilanya suka banget, sejenis sama aroma vanila di lilin aroma terapi, atau wafer Tango rasa vanila. Beruntunglah wahai Anda yg cucok pakai pelembab bibir Wardah ini. Ngiri maksimal saya mah..

Update...

Jadi karena saking keringnya dan penasaran dan nekat (maafkan struktur kalimat saya) akhirnya tadi malam saya oleskan kembali pelembab bibir wardah ke bibir saya. Sambil dalam hati bilang, sebelum aku kasih kamu ke tuan baru kamu ku beri kesempatan terakhir.

Satu swap bibir bawah, swap lagi bibir atas. Swap swap swap sampai merata. Bersiap dengan reaksi ga enaknya, tunggu 30 detik belum terjadi apa-apa. Aku tunggu lagi, aku pikir setelah 5 - 10 menit akan ada rasa kering dan ketarik yang ga enak. Ternyata ga ada sodara-sodara! Pelembab bibir wardah bekerja seperti seharusnya di bibir sayah!!!

Ga ada rasa kering, rasa ketarik, apalagi rasa sakit menusuk-nusuk seperti sebelumnya. Pas bangun tidur juga bibir ini kerasa enak, lembab, lembut, dan ga pecah-pecah. Hmm.. jadi yang kemaren itu kenapa? Beneran gara-gara ngolesnya kebanyakan?

Ah.. sudahlah. Kalau kaya begini mah saya girang bukan main. Akhirnya punya pelembab bibir aroma enak dipakai juga enak. Skala 1 - 5 saya kasih 3,5 deh.. Maknyos lah kalau kata bapak-bapak yg hobi icip-icip itu.

Biar kaya beauty blogger beneran saya mau tulis pros sama cons nya yak.

Pros : Wangi vanilanya (varian lain ga seenak ini lah pokoknya), kemasan imutnya yg travel size banget, melembabkan semalaman saat tidur.

Cons : reaksi awal yg ga ngenakin banget, mesti di colek pakai tangan jadi kurang higienis.

Okelah. Sekian posting perdana berisi Quote, curhat, dan review saya. Sampai jumpa di lain postingan. Doakan saya rajin menulis di sini, ya?

Comments

Popular posts from this blog

Arale Norimaki

Daripada aku bikin kultwit ya ngejelasin nih si Arale yang baru saja namanya aku sadur jadi nama pengguna twitterku, sekalian aja aku tulis satu artikel khusus mengenai dia.

Jadi, Arale ini adalah cyborg, tahu kan ya cyborg itu apa? APA? GA TAHU? Pfft... cyborg itu robot yang menyerupai manusia. Arale ini adalah cyborg dengan penampakan seperti anak perempuan berusia antara 6 sampai 8 tahunan (menurut aku loh ya).


dan ternyata usianya 14 tahun, abis dia pendek sih.. makanya aku kira ga sampe 10 tahunan. Tapi dia robot sih ya? Jadi ga salah juga kan aku? *mencari pembenaran*
Mungkin kaya aku, kebanyakan orang tahunya Arale itu dari komik Dragon Ball. Tapi ternyata dia punya komik sendiri berjudul Dr Slump. Iya, aku juga baru tahu, APA? Kamu udah tahu? APA?! Aku cupu? *ga terima*
Tapi di komik yang  manapun, karakter Arale sama aja. Dia digambarkan sebagai anak kecil perempuan, yang lucu, menggemaskan, dan adikable banget. Dia juga punya kekuatan super, wajar lah ya, namanya juga robot. …

Pelarian

Mungkin kamu sial ketika diPHPin sama seseorang, tapi kamu sangat sial ketika kamu hanya dijadikan pelarian. Bayangkan, dalam benakmu dia serius ingin bersamamu, tapi ternyata kamu hanyalah orang sementara yang dia jadikan sebagai 'obat' untuk mengusir kegalauannya. Dan setelah itu kamu bakalan ditinggalin. Kurang sial apa coba?

Seringkali aku menemui kasus semacam ini, seseorang yang baru saja mengalami pata hati, pasti akan sangat galau, terpuruk, sedih, yah.. seperti umumnya orang yang patah hati lah.
Beberapa berusaha menyembuhkannya sendiri, beberapa lagi menggunakan jalan singkat, yaitu dengan mencari seseorang yang bisa di jadikan pelampiasan. Memang sih, salah satu cara untuk menyembuhkan luka akibat cinta adalah dengan menemukan cinta baru. Tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya menjadikan orang sebagai pelarian.
Apalagi kalau niatnya buat balas dendam. Kamu pasti ga percaya karma.
Gimana ya? Okelah dia nyakitin kamu banget dan sakitnya minta ampun kaya dikuliti hidup…

Mengenai Pergantian Nama Pengguna Saya

Baru aja ganti nama pengguna twitter jadi @arraale dari sebelumnya @rrhm_, setelah selama beberapa jam mengutak atik kemungkinan nama lain. Bahkan aku sampai bikin daftar nama-nama apa saja yang avaliable. Intinya sih ya mau ganti nama aja, rasanya kalau cuma inisial kok kurang lucu ya? Hehehe

Awalnya sih masih mainstream dengan menggunakan akhiran -addict, -nisme, -licious. Tapi kok kayanya umum banget, secara ya aku kan anti-mainstream gitu *langsung dijitak seisi dunia*.

Pokoknya, lumayan banyak calon nama yang aku temukan, dan mainstream tentunya, sampai akhirnya aku ingat, waktu SMA ada yang ngatain aku Arale (kalo ga salah ummi Tia). Aku coba pakai arale, aku ga berharap banyak sih bakalan avaliable, ternyata benar sudah ada yang pakai. Ga menyerah, aku utak atik hurufnya, sampai aku menemukan arraale.

Aku rasa itu cukup pas, filosofinya sih gini, beberapa teman ada yg memanggilku dengan Ar, ada yang pakai Raa, ada yang Ara, Rara, Rahma, dll dst dsb. Pokoknya nyambung aja dengan…