Skip to main content

Posts

Showing posts from 2013

Perasaan Ini Apa Namanya Part II

Pernah merasa kalau kamu bukan bagian dari sesuatu? Keberadaanmu menjadi pengganjil, sama sekali tidak menggenapi, yang ada malah membuat semuanya jadi tidak pas, tidak serasi.Aku sedang.Dulu sekali aku pernah juga merasa begini, tapi itu sudah lama sekali. Sampai-sampai aku lupa bagaimana caraku bisa mengatasi perasaan itu.Saking ganjilnya keberadaanku, sampai-sampai aku bisa merasakan betapa yang lain sudah genap dan saling melengkapi tanpa aku. Aku jadi tidak bisa memaksakan keberadaanku di tengah-tengah mereka. Aku bahkan merasa keadaan akan jauh lebih baik tanpa aku, karena mereka sudah genap, adanya aku hanya membuat keadaan menjadi aneh, menjadi ganjil.Aku tahu, perasaan seperti ini sangat tidak baik, terutama untuk diri sendiri. Kenapa harus menyiksa diri dengan membiarkan diri sendiri merasakan demikian?Bisa dibilang, dihakimi oleh diri sendiri membawa efek rasa sakit yang jauh lebih besar dibanding dihakimi oleh orang lain.Apa, ya, namanya perasaan ini? Rasa tidak enak karen…

2013

Desember
Ga kerasa tahun 2013 sudah mencapai akhir, besok adalah hari terakhir di tahun ini. Kebetulan, 1 Januari nanti bertepatan dengan hari Rabu terakhir bulan Safar menurut penanggalan Hijriah. Ada kepercayaan yang menyatakan kalau di hari itu akan ada banyak bala yang diturunkan, bahkan ada banyak ritual yang khusus dilakukan di hari itu untuk menghindarkan diri dari bala (bisa juga dibaca sial sih).Percaya atau tidak, yang pasti aku percaya bahwa segala sesuatu peristiwa dan kejadian yang terjadi adalah kehendak Tuhan, bukan karena hari baik atau hari sial.Anyway, karena ini akhir tahun, alangkah baiknya jika aku sedikit menilik sedikit pencapaian aku di tahun ini.Hmm.. sebagian besar, segala puji bagi Tuhan, sudah terlaksana. Mulai dari hal individual macam pengen melangsingkan tubuh, sampai keinginan besar macam menjadi seorang guru yang baik. Ngomong-ngomong guru yang baik, aku sudah 3 bulan belakangan ngajar prifat, dan segala puji bagi Tuhan lagi, aku berhasil mengantarkan …

Hidup Tidak Adil?

Kadang aku merasa seperti hidup ini tidak adil, maaf rada drama, tapi ini adalah fakta, teman.
Ada beberapa situasi yang menurut aku ga adil terjadi dalam hidupku. Seperti ketika aku melakukan kesalahan yang teramat kecil tapi dihukum dengan hukuman yang begitu berat. Atau ketika aku ditimpakan masalah yang begitu besa untuk orang seusiaku. Rasanya pengen teriak "HIDUP INI GA ADIL!!".
*****
Apa sih definisi adil? Adil menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki pengertian sama berat; tidak berat sebelah; tidak memihak: keputusan hakim itu --; 2 berpihak kpd yg benar; berpegang pd kebenaran; 3 sepatutnya; tidak sewenang-wenang. Kalau secara filosofisnya, adil itu adalah meletakkan sesuatu sesuai dengan porsinya.

Sulit memang sebagai manusia untuk berlaku adil, seadil-adilnya seseorang pasti ada kalanya dia memihak, dengan berbagai alasan dan pembenarannya.

Namanya hidup bersama dengan manusia lainnya, wajar sih kalau sampai diperlakukan dengan tidak adil seperti yang aku c…

Alibi di Postingan ke 7 Tahun Ini

Terima kasih buat semua yang masih mengunjungi blog aku meskipun yah.. bisa dibilang aku sudah sedemikian murtad gini ya ._. Tapi, berhubung aku cantik jadinya dimaapin kan, yak?
Sudah ga ada posting semenjak bulan Mei, sekarang sudah September aja. Beda banget sama tahun lalu yang entrinya sampai 111, ini sudah bulan kesembilan aku baru punya 6 posting, sama yang ini jadi 7.
Semua ini gara-gara keribetan posting kalau lewat hape nih sodara-sodara *alibi*
Tapi beneran deh, mestinya blogger bikin aplikasi buat windows phone deh, secara aku kan pemakai windows phone gitu. Buat tumblr aja ada, liat aja aku begitu aktif memposting macam-macam di sana. Padahal aku lebih senang konsep pengarsipan kaya di blogger buat entri-entri yang aku posting, tapi mau gimana lagi? keribetannya ga nanggung kalo mesti posting via web browser hp aku :(
*mengheningkan cipta sejenak*
Yah.. Belum lagi aku perlu ketenangan ekstra baru bisa nulis *hahah!! Alibi lagi!*
Kan di rumah udah ga ada jaringan speedy la…

Lagi Ngerasa Bersalah

Sebenarnya bukan sebuah kewajiban untuk manusia menulis di manapun kan ya? Mau itu di blog ataupun tempat lain yang biasa ditulisin. Tapi kok rasanya bersalah sekali kalo udah lama "nganggurin" ini blog, ya?

Mungkin karena sudah ada komitmen dari awal buat aktif nulis kali ya? Meski yang baca juga ga banyak-banyak banget, meski ini blog ga populer-populer banget juga (ahaha -- ). Tapi tetep aja ngerasa ada yang hilang, ada yang kurang gitu kalo ga nulis terus ngepost di sini.

Tapi biar gimanapun aku ga pernah sekalipun berhenti nulis loh, aku tetep nulis di micro blog aku @arraale, terus juga di blog klien lainnya (cek arraale.tumblr.com juga ya) yang lebih mini dibandingin blogger. Aku merasa lebih enak nulis yang dikit-dikit gitu sih ya, satu sampai maksimal lima paragraf lah.

Padahal ga masalah juga sih nulis dikit gitu di sini, tapi kok terasa berdosa ya? Ahaha. Ga sreg sih lebih tepatnya, ga tahu kenapa :p

Ga mau juga sih ya tapinya kalo kemudian aku sampai kepaksa nuli…

Perasaan Ini Apa Namanya?

Pernah merasakan sebuah perasaan seperti ini?
Kamu merasa sedang ingin memasuki sebuah tempat, dari permukaan kamu merasa kamu bisa segera dalam tempo sesingkat-singkatnya beradaptasi. Tapi ternyata yang namanya bayangan hanyalah ada dalam bayangan, antara apa yang kamu bayangkan dan kenyataan yang terjadi ternyata bertolak belakang. Atau yang sebenarnya terjadi hanya karena kamu membayangkan apa yang kamu bayangkan tidak sesuai? Bisa juga sih.

Tapi ga jarang aku merasakan itu, saat aku sudah merasa nyaman dan tenang dengan sebuah lingkungan dan komunitas, mendadak aku bisa saja merasa rasa nyaman dan tenang yang aku rasakan itu hanyalah halusinasi dan ilusi, karena aku merasa sebenarnya aku ga bener-bener diterima di komunitas tersebut. Tapi bisa aja sih perasaan ga diterima itu lah halusinasinya, bisa jadi.

Makanya aku suka bingung sendiri kalau sudah mulai merasa kaya gitu. Terjebak di batas antara prasangka perasaan dan realita. Dan kalau sudah berdiri di perbatasan begini aku bia…

Sleep Paralize

Tepat sesaat setelah aku menutup cover belakang buku kreditanku, setelah aku merasa "oke, cukup untuk malam ini" dan berhasil memaksa diriku untuk tidak menyobek plastik pembungkus buku yang lainnya, meski aku sangat ingin. Tepat setelah aku berpikir untuk tidur saja dalam gelap seperti biasa dan memutuskan untuk mematikan lampu, dan sebelum melakukan itu aku terlebih dahulu mengurangi level kecepatan putaran baling-baling kipas angin menjadi medium agar tidak perlu melakukan itu di waktu nanggung, antara malam dan subuh. Tepat sesaat setelah aku berbaring nyaman dalam dekapan gelap yang pekat untuk mataku yang masih belum terbiasa.

Tiba-tiba aku memikirkan hal yang aku pelajari dari seseorang, mengenai sleep paralize yang mungkin saja bisa membuatku nantinya merasakan impian semua manusia untuk bisa terbang yang benar-benar terbang. Lalu kemudian ada bayangan-bayangan dalam pekatnya gelap karena tidak ada penerangan dilapis kulit tipis kelopak mata yang mengatup rapat. Aku …

Make Sure Your Dream Today Be Your Tomorrow

Apakah kamu sejenis orang yang masih ga yakin bahwa mimpi adalah sebuah kunci untuk membuka gerbang kesuksesan? Apakah kamu sejenis orang yang mulai skeptis dengan kata-kata bijak "semua berawal dari mimpi"?

Kalau jawaban kamu iya, aku sarankan kamu untuk segera keluar dari zona ketidakpercayaan kamu itu, serius deh!
Berapa banyak waktu kamu terbuang untuk menolak bermimpi? Padahal bermimpi itu menyenangkan lo. Eh, tahu ga? Semesta itu mendengar semua harapan kita dan semakin kuat harapan itu maka kemungkinannya menjadi nyata akan semakin besar. Buat kamu yg beragama, itu biasa disebutkan sebagai doa.

Jadi, jangan berhenti untuk bermimpi, jangan berhentu untuk berharap, jangan berhenti untuk yakin kalau kamu bisa mewujudkan semua mimpi dan harap itu menjadi nyata, jangan berhenti berusaha dan make sure your dream today be your tomorrow.