Skip to main content

Random : "Mengenai Sakit Ga Tertahan Itu"

Hiyaaa... bukannya nyelesein artikel Galau, malahan nulis yang ga jelas gini. Tapi gapapa lah, haha.. siapa juga yang mau protes?

Sudah dua hari ini aku merasakan penderitaan yang teramat sangat. Aku rasa ini adalah yang paling sakit dari semua sakit yang pernah aku alami. Tanpa aba-aba air mataku meluncur begitu saja akibat menahan rasa sakit ini. Dan hari ini, untuk tersenyumpun aku sulit *nangis sambil megangin pipi*.

Tapi, lucu juga, sangat lucu malah. Aku sampai tertawa sambil menangis jadinya.

Jadi ya, saking aku ga tahannya sama ni sakit, juga sebagai anak gaul yang baik dan benar, apalagi akhir-akhir ini aku sudah mulai jarang banget ngetweet meski rank twitter aku addict dengan 31 tweet perday. Membuatku, mm.. lebih tepatnya menuntutku untuk ngetweet perihal rasa sakit yang aku derita dan sudah tidak bisa aku bendung lagi itu.


Tersangka utama, si status kontroversional *zoom in zoom out*

Aku pasang itu ya ga ada maksud apa-apa sih, emag bener-bener udah "kada ketahanan" (ga bisa ditahan. red) lagi sakitnya. Dan aku beneran nangis waktu itu. Cuman ya itu, orang-orang pada salah paham sama status itu akhirnya memberikan reaksi yang bikin aku ketawa.


Yap, inilah reaksi yang ditimbulkan oleh status tersebut, tapi yang paling so sweet yang paling atas itu sih :3

Ga nyangka aja bakalan dapat retweet dan bahkan replay bernada prihatin seperti itu. Tapi ya aku tahu aja kalo mereka itu pada salah paham mikir kalo sakit dalam status aku itu adalah sakit secara psikis, singkatnya sih aku galau stadium akhir gitu. But they were totally wrong and I am totally ngakak!

Si Dinda yang paling kepo tuh, yah... oke oke, perhatian. Hihihi

Dan setelah dia tahu kenyataan yang sebenarnya apa yang terjadi dengan diriku, setelah obrolan kami yang cukup berbelit di twitter dan dia menyambung dengan keponya di what'sApp. Aku mendapatkan mention yang bikin aku ngakak guling-guling-salto-kayang-split-rolling-depan-belakang.



ngakak!

Dan hingga memasuki paragraf terakhir ini, aku ga juga nyebutin 'sakit' apa sih yang bikin aku sampai segitunya. Biar deh, ayo kepoin aku... :p




Comments

Popular posts from this blog

Arale Norimaki

Daripada aku bikin kultwit ya ngejelasin nih si Arale yang baru saja namanya aku sadur jadi nama pengguna twitterku, sekalian aja aku tulis satu artikel khusus mengenai dia.

Jadi, Arale ini adalah cyborg, tahu kan ya cyborg itu apa? APA? GA TAHU? Pfft... cyborg itu robot yang menyerupai manusia. Arale ini adalah cyborg dengan penampakan seperti anak perempuan berusia antara 6 sampai 8 tahunan (menurut aku loh ya).


dan ternyata usianya 14 tahun, abis dia pendek sih.. makanya aku kira ga sampe 10 tahunan. Tapi dia robot sih ya? Jadi ga salah juga kan aku? *mencari pembenaran*
Mungkin kaya aku, kebanyakan orang tahunya Arale itu dari komik Dragon Ball. Tapi ternyata dia punya komik sendiri berjudul Dr Slump. Iya, aku juga baru tahu, APA? Kamu udah tahu? APA?! Aku cupu? *ga terima*
Tapi di komik yang  manapun, karakter Arale sama aja. Dia digambarkan sebagai anak kecil perempuan, yang lucu, menggemaskan, dan adikable banget. Dia juga punya kekuatan super, wajar lah ya, namanya juga robot. …

Pelarian

Mungkin kamu sial ketika diPHPin sama seseorang, tapi kamu sangat sial ketika kamu hanya dijadikan pelarian. Bayangkan, dalam benakmu dia serius ingin bersamamu, tapi ternyata kamu hanyalah orang sementara yang dia jadikan sebagai 'obat' untuk mengusir kegalauannya. Dan setelah itu kamu bakalan ditinggalin. Kurang sial apa coba?

Seringkali aku menemui kasus semacam ini, seseorang yang baru saja mengalami pata hati, pasti akan sangat galau, terpuruk, sedih, yah.. seperti umumnya orang yang patah hati lah.
Beberapa berusaha menyembuhkannya sendiri, beberapa lagi menggunakan jalan singkat, yaitu dengan mencari seseorang yang bisa di jadikan pelampiasan. Memang sih, salah satu cara untuk menyembuhkan luka akibat cinta adalah dengan menemukan cinta baru. Tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya menjadikan orang sebagai pelarian.
Apalagi kalau niatnya buat balas dendam. Kamu pasti ga percaya karma.
Gimana ya? Okelah dia nyakitin kamu banget dan sakitnya minta ampun kaya dikuliti hidup…

Ketika Waktu Merubah Segalanya

Seiring berjalannya waktu, semuanya pasti akan berubah. Tidak perlu perubahan yang terlalu besar, rambbut yang mulai memutih pun adalah perubahan. Kepribadian yang mendewasa juga perubahan, pola pikir dan sudut pandang dalam menyikapi sesuatu dari waktu ke waktu juga pasti berubah. Ya kan?

Dan salah satu yang juga bisa berubah adalah penampilan.

Jadi ya pemirsah, maaf nih kalo misalkan pembukanya rada kelewat serius, kebawa suasana judulnya, pfft.

Yah.. barusan buka-buka fb gitu, soalnya bangun-bangun dari tidur anak-anak udah bawel aja gitu ngesms nyuruh buka fb, katanya sih urgent. Tapi bukan masalah band yang bakalan aku bahas, tapi.......

Selain notif dari anak-anak dan temen-temen lain, ada satu notif nih dari grup yang lumayan menggelitik hati sanubari jiwa dan raga buat ngeklik. Padahal biasanya aku rada cuek gitu sih ceritanya orangnya sama notif dari grup. Abis akhir-akhir ini yang diposting suka malesin gitu.

Tapi ini bener-bener menggoda iman ke-sok-cuek-an aku buat ngeliat…