Skip to main content

#MagicalRamadhan #Day7

Pilih salah satu hal paling berat situasinya (worst situation). Tuliskan 10 hal baik /hikmah yang kamu dapat dari situasi tersebut

The worst situation ever is, my family condition. Eits.. tapi tidak seperti yang kalian bayangkan ya, keluarga aku secara garis besar baik-baik saja. Bukan broken home sama sekali. Tapi ada satu masalah yang bersumber dari salah satu anggota keluarga yang membuat kondisi rumah jadi ga kondusif dan sangat ga nyaman buat aku. I really mad of that, secara aku kan sebenarnya anak rumahan yang hobinya mendem dirumah, tapi semenjak itu aku jadi rada kurang betah diam dirumah.*sigh*

Tapi.. selalu ada hikmah kan dibalik semua itu kan ya? Let see, umm...

1. Aku jadi sangat membenci pertengkaran dalam bentuk apapun, aku jadi sangat benci berargumentasi, aku benci marah-marah. Karena aku sangat stress saat mendengar teriakan dan pertengkaran. I think that's good, aku jadi berusaha untuk menstabilkan emosiku dan tidak marah meledak-ledak lagi. Even it was very hard to do, honestly
2. Aku belajar menjadi seseorang yang sabar, yah.. paling ga cukup sabar untuk menahan diriku supaya ga mengedepankan emosiku seemosian apapun aku saat itu
3. Aku akan sebisa mungkin menghindari pertengkaran, ketika berada dalam situasi 'nyaris' bertengkar aku akan mundur. Dan jarak yang aku buat itu memberiku ruang untuk berpikir lebih jernih
4. Aku berusaha jadi anak baik, sebaik mungkin yang aku bisa biar aku ga mengalami hal seperti dia, sekaligus memberi contoh bagaimana seharusnya dia bersikap sebagai anak
5. Semakin bisa memaknai sebuah kedamaian dan kesunyian sebagai sebuah kenyamanan, bukan kesepian
6. Nada bicaraku berangsur-angsur melembut, makin jarang membentak. Sebagai implikasi dari rasa benciku terhadap kemarahan dan pertengkaran
7. Aku jadi membenci emosi negatif seperti aku membenci rokok, dan itu bagus. Karena sekali aku membenci sesuatu, aku akan menghindarinya sebisaku
8. Aku lebih bisa memanajemen diri, lebih tepatnya menahan diri
9. Aku masih tetap merasakan emosi, aku masih tetap marah dan jengkel. Tapi aku memiliki cara lain untuk mengekspresikannya sekarang
10. Aku jadi bertekad bahwa aku tidak akan menggunakan cara yang sama dalam hal mendidik, aku jadi punya do and don't untuk diriku kelak jika berada dalam situasi itu. Menjadikan masalah ini sebagai pelajaran buat aku nanti. Semoga aku ingat terus, dan tidak mengulang dan melakukan cara yang sama seperti ini. Amiin

Berat memang setiap kali mendengar pertengkaran dan teriakan itu, rasanya aku malah mulai phobia dengan semua itu. Tapi, ada banyak hal positif yang aku dapatkan. Terima kasih, terima kasih, terima kasih. Alhamdulillah

Comments

Popular posts from this blog

Arale Norimaki

Daripada aku bikin kultwit ya ngejelasin nih si Arale yang baru saja namanya aku sadur jadi nama pengguna twitterku, sekalian aja aku tulis satu artikel khusus mengenai dia.

Jadi, Arale ini adalah cyborg, tahu kan ya cyborg itu apa? APA? GA TAHU? Pfft... cyborg itu robot yang menyerupai manusia. Arale ini adalah cyborg dengan penampakan seperti anak perempuan berusia antara 6 sampai 8 tahunan (menurut aku loh ya).


dan ternyata usianya 14 tahun, abis dia pendek sih.. makanya aku kira ga sampe 10 tahunan. Tapi dia robot sih ya? Jadi ga salah juga kan aku? *mencari pembenaran*
Mungkin kaya aku, kebanyakan orang tahunya Arale itu dari komik Dragon Ball. Tapi ternyata dia punya komik sendiri berjudul Dr Slump. Iya, aku juga baru tahu, APA? Kamu udah tahu? APA?! Aku cupu? *ga terima*
Tapi di komik yang  manapun, karakter Arale sama aja. Dia digambarkan sebagai anak kecil perempuan, yang lucu, menggemaskan, dan adikable banget. Dia juga punya kekuatan super, wajar lah ya, namanya juga robot. …

Pelarian

Mungkin kamu sial ketika diPHPin sama seseorang, tapi kamu sangat sial ketika kamu hanya dijadikan pelarian. Bayangkan, dalam benakmu dia serius ingin bersamamu, tapi ternyata kamu hanyalah orang sementara yang dia jadikan sebagai 'obat' untuk mengusir kegalauannya. Dan setelah itu kamu bakalan ditinggalin. Kurang sial apa coba?

Seringkali aku menemui kasus semacam ini, seseorang yang baru saja mengalami pata hati, pasti akan sangat galau, terpuruk, sedih, yah.. seperti umumnya orang yang patah hati lah.
Beberapa berusaha menyembuhkannya sendiri, beberapa lagi menggunakan jalan singkat, yaitu dengan mencari seseorang yang bisa di jadikan pelampiasan. Memang sih, salah satu cara untuk menyembuhkan luka akibat cinta adalah dengan menemukan cinta baru. Tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya menjadikan orang sebagai pelarian.
Apalagi kalau niatnya buat balas dendam. Kamu pasti ga percaya karma.
Gimana ya? Okelah dia nyakitin kamu banget dan sakitnya minta ampun kaya dikuliti hidup…

Mengenai Pergantian Nama Pengguna Saya

Baru aja ganti nama pengguna twitter jadi @arraale dari sebelumnya @rrhm_, setelah selama beberapa jam mengutak atik kemungkinan nama lain. Bahkan aku sampai bikin daftar nama-nama apa saja yang avaliable. Intinya sih ya mau ganti nama aja, rasanya kalau cuma inisial kok kurang lucu ya? Hehehe

Awalnya sih masih mainstream dengan menggunakan akhiran -addict, -nisme, -licious. Tapi kok kayanya umum banget, secara ya aku kan anti-mainstream gitu *langsung dijitak seisi dunia*.

Pokoknya, lumayan banyak calon nama yang aku temukan, dan mainstream tentunya, sampai akhirnya aku ingat, waktu SMA ada yang ngatain aku Arale (kalo ga salah ummi Tia). Aku coba pakai arale, aku ga berharap banyak sih bakalan avaliable, ternyata benar sudah ada yang pakai. Ga menyerah, aku utak atik hurufnya, sampai aku menemukan arraale.

Aku rasa itu cukup pas, filosofinya sih gini, beberapa teman ada yg memanggilku dengan Ar, ada yang pakai Raa, ada yang Ara, Rara, Rahma, dll dst dsb. Pokoknya nyambung aja dengan…