Skip to main content

Galau Part I


Sudah lama ga menyapa, hai galau? Apa kabar?

Di awal kemunculannya, galau identik dengan orang-orang yang mendadak single atau yang udah sepuh di dunia per-single-an. Tapi kalau lebih ditelisik, galau ga hanya jadi monopoli para single, tapi juga jadi makanan sehari-hari orang yang sudah dalam status ‘in relationship’ dengan seseorang.

Malahan galaunya orang-orang ga single ini lebih kompleks. Dan berikut beberapa jenis galaunya orang yang sudah berpacar, ga terlalu detail sih, tapi cukuplah buat mewakili para jiwa yang sudah berbelah (apasih).

1.       1. Setengah hati

Jadi kamu ceritanya rada-rada ga ikhlas gitu ngejalin hubungan sama dia, kamu waktu nerima dia itu ya semacam kepaksa aja, secara dia udah terlanjur nraktir kamu belanja sepuasnya di Paris. Kan ga enak aja kalaunya kamu nolak dia, jadi ya dengan berat hati kamu akhirnya bilang iya pas dia nembak dan kalian pun resmi pacaran.

Tapi berhubung kamunya nerima dia kepaksa karena ga enak, jadilah kamu ngejalanin hubungan dengan setengah hati. Kamu pikir penderitaan kamu berakhir setelah jadian, dan kamu bisa putusin dia. Tapi ternyata ga sesederhana pemikiran kamu itu. Kamu puun merasa dihantui sama dia, kamu merasa sulit untuk hidup normal dan selamat, kamu sukses galau.

Lain lagi kalau kamu yang di-setengah-hati-in sama pasangan kamu. Kamu sudah serius sayang sama dia, kamu sudah bener-bener ngerasa kalau dia adalah orang yang ditakdirkan untuk kamu. Ga tahu gimana ceritanya terserah, pokoknya kalian jadian. Tapi belakangan kamu ngerasa kok dia cuek ya? Kok dia ngilang-ngilang ga jelas ya? Kok dia kayanya ngehindarin aku ya?

Tapi kamu masih bersikukuh, ah paling dia masih malu-malu, ntar lama-lama juga lengket banget kaya perangko. Tapi berbulan-bulan sudah berlalu dan kemudian kamu sadar, kalau ternyata dia nerima kamu cuma karena kasian dan ga enak sama kamu. Jegar! Kiamat sugra sedang melanda hati kamu, dan kamu pun galau. Kalau kaya gini agak bingung juga sih ya mesti gimana? Lagian juga tu orang ngapain mau jadi pacar kalau ternyata setengah hati doang?

Makanya, kalau nerima orang itu jangan karena ga enak atau kasian, kasian kamunya entar soalnya. Terus juga kalau misalkan menjalin hubungan sama seseorang, pastiin  kalo dia itu bener-bener sama kamu. oke sip.

2.       2. Kenangan

Ini adalah hal yang pasti dimiliki oleh semua manusia. Karena manusia punya otak,dan karena itu lah manusia bisa mengingat banyak hal. Dan salah satu yang pasti akan selalu ada di ingatan manusia adalah kenangan bersama dengan ‘seseorang’. Karena ini lagi bahas cinta-cintaan, tentu saja ‘seseorang’ yang dimaksud disini adalah mantan.

Jadi menurut pengalaman aku, dan dari hasil survey curhatan orang-orang, ada sebuah hukum yang umumnya berlaku mengenai kenangan ini. “semakin lama sebuah hubungan berlangsung, maka kenangannya akan semakin melekat”. Dari hukum ini terciptalah sebuah hukum turunan, “semakin melekat sebuah kenangan akan seseorang, semakin sulit baginya untuk move on”.

Lalu apa hubungannya dengan kegalauan? Ya ada lah, malahan krusial banget. Jadi gini ya, kamu punya pasangan, kalian sangat nyaman satu sama lain. Tapi sayangnya pasangan kamu itu masih terbayang-bayang oleh masa lalunya, dia masih aja gitu nyimpan benda kenangan dia dengan mantannya. Sukur kalau kamu ga tahu, tapi kalau kamu tahu? Kiamat sugralah bagi kamu dan dia.

Kalau kamu orangnya blak-blakan dan emosian, kamu bakalan langsung nyemprot tuh pacar kamu dengan jutaan makian karena kamu ‘cemburu’ tapi kamu ga ngaku, apapunlah, intinya kamu pasti kesal dan marah karena dia masih aja nyimpan benda kenangan (yang berupa foto mesra, sms mesra, surat mesra, dan ‘benda-benda’ mesra lainnya) sama mantannya.

Siapa yang ga emosi coba? Aku aja bisa emosi. Cuma bedanya aku ini ga terlalu blak-blakan, paling begitu melihat sesuatu ‘kenangan’ yang masih di simpan sama pacar aku bakalan galau, mulai menerka-nerka, tersenyum-senyum sinis. Agaknya lebih menyeramkan ya? Hahaha.

Atau kamu yang masih terkenang-kenang dengan mantan? Sedikit-sedikit keingetan mantan, dan secara sadar atau ga kamu mulai membandingkan pacar kamu sekarang dengan mantan kamu, belakangan kamu merasa kalau mantan kamu jauh lebih baik, kamu mulai galau pengen balikan tapi ga enak mutusin pacar yang sekarang.

Atau misalkan suatu ketika kamu ga sadar aja gitu keceplosan bilang ke pacar kamu “kamu so sweet banget deh, jadi inget mantan aku si anu. Waktu itu dia...”, kamu pun cerita panjang lebar kenangan-kenangan indah yang sudah kamu lewatin. Mendadak pacar kamu marah dan langsung kabur ke Cina. Kamu ga ngerti kenapa dia tiba-tiba ngilang, iya lah.. orang kamu ga sadar gitu. Kamu pun galau.

Sebenarnya ga ada yang salah sih dengan kenangan. Semua manusia yang memiliki otak yang berfungsi sesuai kapabilitasnya pasti akan menyimpan kenangan dalam memori otak yang beratus-ribu-juta-milyar-triliun-giga-byte itu. Tinggal gimana kamu memanajemen kenangan-kenangan itu. Kalau kenangan itu memang sudah menjadi masa lalu, ya sudah cukup kamu saja yang tahu, cukup disimpan dalam hati, jangan dalam hp. Kalo kamu gitu sama aja cari mati sih.

Terus juga ga usah deh terlalu ngepoin pasangan kamu dan masalalunya, buat apa? Bikin cemburu malahan yang ada. Tapi kalau sampai kamu menemukan sesuatu yang ada hubungannya dengan masa lalunya (baca : mantannya) disuatu tempat secara ga sengaja (terserah, bisa di hp, laptop, jejaring sosial, dan tempat-tempat jangkauable lainnya), agaknya kamu patut curiga dan galau. Abisnya.. dia juga sih gitu, bikin kamunya mikir kalo dia belum bener-bener move-on aja.

Tapi kalau kamu dan pacar memiliki level kepo yang luar biasa tinggi, boleh lah kalau kalian saling sepakat buat terbuka satu sama lain mengenai kenangan-kenangan itu. Tapi saran aku ga usah sih buat dibahas, ga penting juga. Yang ada malah berantem.

sebenarnya ada lima poin sih, tapi dua dulu aja ya? Ntar artikelnya kepanjangan lagi.

Comments

Popular posts from this blog

Arale Norimaki

Daripada aku bikin kultwit ya ngejelasin nih si Arale yang baru saja namanya aku sadur jadi nama pengguna twitterku, sekalian aja aku tulis satu artikel khusus mengenai dia.

Jadi, Arale ini adalah cyborg, tahu kan ya cyborg itu apa? APA? GA TAHU? Pfft... cyborg itu robot yang menyerupai manusia. Arale ini adalah cyborg dengan penampakan seperti anak perempuan berusia antara 6 sampai 8 tahunan (menurut aku loh ya).


dan ternyata usianya 14 tahun, abis dia pendek sih.. makanya aku kira ga sampe 10 tahunan. Tapi dia robot sih ya? Jadi ga salah juga kan aku? *mencari pembenaran*
Mungkin kaya aku, kebanyakan orang tahunya Arale itu dari komik Dragon Ball. Tapi ternyata dia punya komik sendiri berjudul Dr Slump. Iya, aku juga baru tahu, APA? Kamu udah tahu? APA?! Aku cupu? *ga terima*
Tapi di komik yang  manapun, karakter Arale sama aja. Dia digambarkan sebagai anak kecil perempuan, yang lucu, menggemaskan, dan adikable banget. Dia juga punya kekuatan super, wajar lah ya, namanya juga robot. …

Pelarian

Mungkin kamu sial ketika diPHPin sama seseorang, tapi kamu sangat sial ketika kamu hanya dijadikan pelarian. Bayangkan, dalam benakmu dia serius ingin bersamamu, tapi ternyata kamu hanyalah orang sementara yang dia jadikan sebagai 'obat' untuk mengusir kegalauannya. Dan setelah itu kamu bakalan ditinggalin. Kurang sial apa coba?

Seringkali aku menemui kasus semacam ini, seseorang yang baru saja mengalami pata hati, pasti akan sangat galau, terpuruk, sedih, yah.. seperti umumnya orang yang patah hati lah.
Beberapa berusaha menyembuhkannya sendiri, beberapa lagi menggunakan jalan singkat, yaitu dengan mencari seseorang yang bisa di jadikan pelampiasan. Memang sih, salah satu cara untuk menyembuhkan luka akibat cinta adalah dengan menemukan cinta baru. Tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya menjadikan orang sebagai pelarian.
Apalagi kalau niatnya buat balas dendam. Kamu pasti ga percaya karma.
Gimana ya? Okelah dia nyakitin kamu banget dan sakitnya minta ampun kaya dikuliti hidup…

Ketika Waktu Merubah Segalanya

Seiring berjalannya waktu, semuanya pasti akan berubah. Tidak perlu perubahan yang terlalu besar, rambbut yang mulai memutih pun adalah perubahan. Kepribadian yang mendewasa juga perubahan, pola pikir dan sudut pandang dalam menyikapi sesuatu dari waktu ke waktu juga pasti berubah. Ya kan?

Dan salah satu yang juga bisa berubah adalah penampilan.

Jadi ya pemirsah, maaf nih kalo misalkan pembukanya rada kelewat serius, kebawa suasana judulnya, pfft.

Yah.. barusan buka-buka fb gitu, soalnya bangun-bangun dari tidur anak-anak udah bawel aja gitu ngesms nyuruh buka fb, katanya sih urgent. Tapi bukan masalah band yang bakalan aku bahas, tapi.......

Selain notif dari anak-anak dan temen-temen lain, ada satu notif nih dari grup yang lumayan menggelitik hati sanubari jiwa dan raga buat ngeklik. Padahal biasanya aku rada cuek gitu sih ceritanya orangnya sama notif dari grup. Abis akhir-akhir ini yang diposting suka malesin gitu.

Tapi ini bener-bener menggoda iman ke-sok-cuek-an aku buat ngeliat…