Skip to main content

27 Juli 2012

Seberapa spesial sih Ra hari ini? Sampai-sampai bikin postingan dengan judul hari ini (dan tumben-tumbenan berjudul duluan :p)

Hari ini adalah hari yang biasa aja sebenarnya, aku bangun di pagi buta dengan mata berat setelah malamnya begadang seperti biasa, makan makanan sahur ala kadarnya seperti biasa meski ga puasa. Tertidur di depan Netty setelah beberapa lama berkutat dengan dunia maya seperti biasa. Semuanya serba biasa aja.

Yang beda palingan yah aku untuk pertama kalinya hari ini ngerasain yang namanya dirontgen. Seumur-umur belum pernah, dan ini juga gara-gara sakit aku itu (iya, yang sampai dua kali bikin dua temen aku kepo perhatian. Pfft).

Sisanya, kembali berjalan seperti biasa, aku ngeblog kaya biasa, sedikit ngestalk seperti biasa, melihat hal-hal gaje, pokoknya melakukan aktifitas dunia mayaku seperti biasa.

Dan mungkin satu lagi yang agak beda, hari ini aku kedatangan tamu, Ery main ke rumah buat minta film dan kami ngobrolin banyak hal, juga ga pernah ketinggalan, cowo masing-masing *tsaaaah*. Dan... setelah semua itu berlalu, kembali lagi aku ke rutinitas biasa aku.

Hari ini diminta buat ke radio kan, katanya mau take vocal, ku pikir buat drama radio. Ternyata buat iklan, aaah.. rezeki emang ga kemana ya sodara-sodara. Kemaren sempat gagal dapat iklan gara-gara kalah suit, ternyata sekarang dapat juga. Alhamdulillah.. Lumayan, aku pas banget lagi kepepet. Tuhan emang sangat baik sama aku, selalu :)

Lagi asik becandaan sama temen-temen di sana, sambil smsan gitu. Pas heboh-hebohan hp aku bunyi, aku yang emang lagi nunggu balasan sms seneng dong ya. Tapi ternyata bukan dari orang yang aku harapkan. Tapi isi sms nya sangat jauh dari apa yang aku harapkan.

Secuil pun aku ga pernah ngarep terlalu banyak mengenai nilai finalku di semester 2 ini. Aku bahkan pasrah dan merasa siap seandainya nilaiku jeblok. Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Aku ngedapetin nilai yang sangat membuat aku terbelalak girang ga percaya. Saking girangnya aku sampai bikin semua orang di sana terheran-heran. Secara ya aku mendadak bangun dari duduk aku, dengan muka over sumringah, loncat sedikit, muter-muter, dan kemudian sujud syukur.

Semua heran, tapi aku cuma pasang muka senyum sampai telinga dan ga bisa berhenti bilang Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah... :))

Kenapa hal ini bisa begitu spesial? Karena akhirnya, untuk pertama kalinya aku bisa menemukan kembali kebahagiaanku sendiri tanpa campur tangan manusia lain. Maksudku, kebahagiaan yang aku dapat ini beda pokoknya dari kebahgaiaan-kebahagiaan lain. Ngerti ga sih? Ngerti aja dong ya? Ehehehe

Apalagi akhir-akhir ini aku mulai kembali tergeser secara sugesti dan pemikiran mengenai kebahagiaan. Aku mulai agaknya terlalu menuntut mendapatkan kebahagiaan itu dari orang lain yang memang seharusnya memberikannya. Padahal ga mesti gitu juga sih.

Aku punya diriku dan aku bisa bahagia dengan diriku, dan setelah aku bisa bahagia aku pasti akan bisa membahagiakan orang lain. Kalau kemudian ada orang lain yang membuatku bahagia itu adalah bonus. Sudah lama aku menekankan prinsip ini, tapi akhir-akhir ini agak sedikit meluntur karena ekspetasiku yang agak berlebihan dan salah. *istigfar*

Pokoknya, dengan adanya hari ini aku merasakan menemukan kembali diriku dan konsep bahagiaku. Aku yang kasmaran dengan diriku sendiri, berbonus pula kasmaran karena "dia". Hihihhi... Hari ini tuh ibaratnya titik balik aku. Soalnya sudah beberapa minggu ini aku merasakan ada yang salah dengan diriku, ada semacam kekesalan beralasan tapi tidak seharusnya aku rasakan.

Makasih Tuhan, makasih buat mengadakan hari ini dalam hidupku :)

"Aku bisa bahagia dengan diriku sendiri dan tidak ada yang salah dengan itu. Karena jika aku sendiri tidak bisa bahagia, bagaimana aku bisa membahagiakan orang lain? Dan kalau kemudian ada seseorang yang membuatku bahagia, itu adalah anugrah terindah dari Tuhan untukku"

Comments

Popular posts from this blog

Arale Norimaki

Daripada aku bikin kultwit ya ngejelasin nih si Arale yang baru saja namanya aku sadur jadi nama pengguna twitterku, sekalian aja aku tulis satu artikel khusus mengenai dia.

Jadi, Arale ini adalah cyborg, tahu kan ya cyborg itu apa? APA? GA TAHU? Pfft... cyborg itu robot yang menyerupai manusia. Arale ini adalah cyborg dengan penampakan seperti anak perempuan berusia antara 6 sampai 8 tahunan (menurut aku loh ya).


dan ternyata usianya 14 tahun, abis dia pendek sih.. makanya aku kira ga sampe 10 tahunan. Tapi dia robot sih ya? Jadi ga salah juga kan aku? *mencari pembenaran*
Mungkin kaya aku, kebanyakan orang tahunya Arale itu dari komik Dragon Ball. Tapi ternyata dia punya komik sendiri berjudul Dr Slump. Iya, aku juga baru tahu, APA? Kamu udah tahu? APA?! Aku cupu? *ga terima*
Tapi di komik yang  manapun, karakter Arale sama aja. Dia digambarkan sebagai anak kecil perempuan, yang lucu, menggemaskan, dan adikable banget. Dia juga punya kekuatan super, wajar lah ya, namanya juga robot. …

Pelarian

Mungkin kamu sial ketika diPHPin sama seseorang, tapi kamu sangat sial ketika kamu hanya dijadikan pelarian. Bayangkan, dalam benakmu dia serius ingin bersamamu, tapi ternyata kamu hanyalah orang sementara yang dia jadikan sebagai 'obat' untuk mengusir kegalauannya. Dan setelah itu kamu bakalan ditinggalin. Kurang sial apa coba?

Seringkali aku menemui kasus semacam ini, seseorang yang baru saja mengalami pata hati, pasti akan sangat galau, terpuruk, sedih, yah.. seperti umumnya orang yang patah hati lah.
Beberapa berusaha menyembuhkannya sendiri, beberapa lagi menggunakan jalan singkat, yaitu dengan mencari seseorang yang bisa di jadikan pelampiasan. Memang sih, salah satu cara untuk menyembuhkan luka akibat cinta adalah dengan menemukan cinta baru. Tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya menjadikan orang sebagai pelarian.
Apalagi kalau niatnya buat balas dendam. Kamu pasti ga percaya karma.
Gimana ya? Okelah dia nyakitin kamu banget dan sakitnya minta ampun kaya dikuliti hidup…

Mengenai Pergantian Nama Pengguna Saya

Baru aja ganti nama pengguna twitter jadi @arraale dari sebelumnya @rrhm_, setelah selama beberapa jam mengutak atik kemungkinan nama lain. Bahkan aku sampai bikin daftar nama-nama apa saja yang avaliable. Intinya sih ya mau ganti nama aja, rasanya kalau cuma inisial kok kurang lucu ya? Hehehe

Awalnya sih masih mainstream dengan menggunakan akhiran -addict, -nisme, -licious. Tapi kok kayanya umum banget, secara ya aku kan anti-mainstream gitu *langsung dijitak seisi dunia*.

Pokoknya, lumayan banyak calon nama yang aku temukan, dan mainstream tentunya, sampai akhirnya aku ingat, waktu SMA ada yang ngatain aku Arale (kalo ga salah ummi Tia). Aku coba pakai arale, aku ga berharap banyak sih bakalan avaliable, ternyata benar sudah ada yang pakai. Ga menyerah, aku utak atik hurufnya, sampai aku menemukan arraale.

Aku rasa itu cukup pas, filosofinya sih gini, beberapa teman ada yg memanggilku dengan Ar, ada yang pakai Raa, ada yang Ara, Rara, Rahma, dll dst dsb. Pokoknya nyambung aja dengan…